Pages

Selasa, 24 April 2012

17th



                        
     
Hari ini hari yang ku tunggu... bertambah satu tahun usiaku, bahagialah aku....

Terima kasih Ya Rab.. aku masih bisa bangun pagi hari ini.. merasakan kecupan bahagia dari orang tuaku.. menghirup udara segar di hari bahagia ini.. bertemu teman-teman yang menyayangi aku... dan  orang-orang yang kucintai...

aku tahu hari ini adalah hari bahagia yang selalu ku tunggu tiap tahunnya...
dan di tahun inilah yang paling ku tunggu... 17 tahun... umur yang spesial memang, menurut yang lainnya..
di umur ini kita bisa buat pesta ulang tahun terbesar sepanjang sejarah kehidupan, jadi seorang putri atau putra yang cakep atau cantik di pesta kita, dapet banyak kado, pesta terhebat sepanjang masa, dan hanya terjadi sekali seumur hidup..

Namun kenyatannya lain bagiku... aku tak merasakan semua "keistimewaan" itu .. aku juga tak menginginkan pesta yang mewah yang sangat menghamburkan uang, aku tak butuh pesta terhebat sepanjang masa,..
Tapi, aku masih berharap, ada perayaan kecil-kecilan, yang tak begitu ramai, tak begitu mewah, namun sangat berkesan dan penuh kebahagiaan...

kue tart kecil dengan lilin 1 dan 7 tertancap di atasnya, nyanyian ulang tahun yang tak begitu merdu namun lucu, orang-orang yang kusayangi ada bersamaku dalam keadaan sehat dan bahagia, sorakan surprise yang membuat gendang telingaku nyaris robek, semua pelukan hangat, dan semua doa yang tulus...

tapi itu hanya angan.. dalam kenyataan aku hanya mendapat beberapa dari yang kuinginkan..

selang beberapa hari yang lalu sebelum hari ulang tahunku..
aku diberi cobaan oleh Allah SWT.
aku kehilangan seseorang yang kucintai.. nenek..
sedih rasanya kehilangan,,, namun aku harus sabar... dan akhirnya sedikit demi sedikit aku mulai mengikhlaskannya..

namun bukan berarti aku tidak bersyukur,,
aku sangat bersyukur dengan semua nikmat yang Allah SWT berikan kepadaku sampai detik ini  ..
aku sadar.. masih banyak orang-orang yang sayang padaku, masih banyak orang-orang yang perhatian padaku...
aku sadar bahwa takdir itu bisa datang kapan saja... entah itu takdir yang sudah ditetapkan atau yang masih digantungkan..
aku sadar bahwa masih banyak coretan di kertasku... dan aku masih perlu mencari penghapus untuk membuat kertas ini putih bersih ...

Terima Kasih Yaa Rab, Engkau telah menyadarkan hambamu yang lemah ini...
Terima Kasih untuk kedua Orang tuaku yang penuh kasih sayang merawatku hingga aku sebesar ini...
Terima Kasih untuk semua yang udah rela begadang, kirimin ucapan dan doa untuk aku hidup bertahan di tahun ke-17 ini...
Terima Kasih untuk sahabat-sahabat yang rela ga makan sehari demi beliin kado buat aku...
Terima Kasih ... :')

Kamis, 05 April 2012

GOD, Why Me?

 


Tahukah kalian Arthur Ashe? Arthur Robert Ashe Jr. yang kelahiran 10 Juli 1943 adalah seorang petenis profesional berkulit hitam dari Amerika yang memenangkan 3 gelar juara Grand Slam yaitu pada US Open di tahun 1968, Australia Open tahun 1970 dan Wimbledon tahun 1975.

Pada tahun 1979, Arthur Ashe menjalani operasi Bypass akibat serangan jantung yang dideritanya. Setelah menjalani 2 kali operasi, ia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa dirinya terinfeksi HIV/AIDS (Human Immunodeficiency Virus). Ia terinfeksi HIV melalui transfusi darah yang ia terima.

Salah seorang penggemarnya menulis surat kepadanya dan bertanya :
“Mengapa TUHAN memilihmu untuk menderita penyakit itu?”
Arthur Ashe menjawab :
“Di Dunia ini ada 50 juta orang yang ingin bermain tenis. Diantaranya 5 juta orang yang bisa belajar bermain tenis, 500 ribu orang belajar menjadi pemain tenis profesional, 50 ribu datang ke arena untuk bertanding, 5000 mencapai turnamen Grandslam, 50 orang berhasil sampai ke Wimbeldon, 4 orang di Semifinal, 2 orang berlaga di Final. Dan ketika saya memenangkan pertandingan dan mengangkat trophy kemenangan, saya tidak pernah bertanya kepada Tuhan “Mengapa Saya?” Jadi ketika sekarang saya berada dalam kesusahan dan kesakitan, tidak seharusnya juga saya bertanya kepada TUHAN, “Mengapa Saya?”

Mungkin kalian sudah pernah membaca cerita ini. Dari cerita ini dikatakan, disaat senang, kita tidak pernah bertanya kepada Tuhan. Tapi disaat susah, kita selalu bertanya kepada Tuhan “Mengapa Saya?”. Tidak adil bukan?

Kita merasa hanya pantas menerima hal-hal yang baik saja dalam hidup ini, tapi ketika kita menerima hal yang sebaliknya, kita selalu menganggap Tuhan itu tidak adil. Seakan-akan kita merasa punya hak untuk menggugat Tuhan.

Secara sadar atau tidak sadar sering kali kita merasa “Kenapa Tuhan tega memberikan Kita Kesusahan kenapa tidak hanya kesenangan saja?”, jawabannya adalah “Karena Tuhan ingin kita berkembang dan terus ingat kepadaNYA. Tidak hanya dikala susah, tapi disaat senang pun Tuhan ingin kita selalu mengingatNYA. Dan setiap kali Tuhan memberikan cobaan atau kesusahan, IA hanya menegur kita. Tuhan tidak pernah memberikan umatnya cobaan kesusahan melebihi kekuatan umatnya.”

Ketika kamu merasa terpuruk dan mengalami saat-saat terburuk, ingatlah bahwa kamu juga pernah menerima saat-saat yang terbaik.

Rabu, 04 April 2012

UAN ! coming so fastly....

Horeeeee...... UAS selesai... tapi, masih ada "UAN"...
no no no.. kita harus lebih berjuang lagi dong pastinya...  
( ˘-˘)ง .. H-11,, semakin dekat aja ya ... ? waktunya dah bisa di itung pake jari tangan nih..

Kalo lagi ngomongin soal UAN nih,, pasti kebawa-bawa sama kata LULUS atau GUGUR... Aaaargh...  
(_) jadi takut nih ...... Pokonya harus BELAJAR lagiiii dan lagiii!

temen-temen, kalo ada yang punya kiat-kiat buat menghadapi Ujian Nasional,, tolong di share ya....
mari berbagiiii
(˛ ) ... Semoga kita menjadi orang-orang yang sukses dan memajukan bangsa kita ini....
\`)/ Aaaamin....... Bismillah..... Ganbatte yooo ..